Kamis, 31 Oktober 2013

Herborist Daily Feminine Wash

Hai teman-teman!
Hari ini saya ingin mereview tentang produk feminine wash favorit saya. Masih merek lokal Indonesia, Herborist. Lucu kemasannya, bentuk botolnya seperti body wanita. Ada 5 varian, yaitu white musk, lily, gardenia, floral bouquet, jasmine.
 
source : behance.net

Saya tidak mengalami masalah di daerah kewanitaan, tapi menurut saya feminine wash itu penting sekali untuk mencegah terjadinya gangguan seperti keputihan, bau tidak sedap, gatal.

Memang, organ kelamin wanita bisa membersihkan dirinya sendiri dengan memproduksi mukus (lendir). Ada pula bakteri-bakteri baik (golongan Lactobacilli, yaitu L. crispatus, L. gasseri, L. iners, L. jenseniiyang bertugas menjaga pH sekitar 4 (suasana asam) sehingga bakteri patogen & jamur tidak berkembang pesat. Namun kadang-kadang lingkungan tidak mendukung, misalnya aktivitas kita terlalu padat ditambah cuaca panas sehingga banyak berkeringat + tidak mengeringkan organ intim selesai buang air kecil sehingga daerah pribadi kita menjadi terlalu lembab. Apalagi waktu sedang menstruasi, wah banyak sekali gangguan dari bakteri jahat. 

Membersihkan dengan air saja tidak cukup untuk menyingkirkan bakteri jahat, tetapi mencuci dengan sabun mandi / sabun antiseptik sangat tidak disarankan karena pH-nya tidak sesuai (terlalu basa, yaitu >7) sehingga justru membunuh bakteri baik, akibatnya bakteri jahat makin mudah menyerang. Suasana basa juga akan menyebabkan organ intim rentan terhadap iritasi. Solusinya, kita bisa menggunakan feminine wash yang pH-nya sesuai dengan pH organ intim kita (3,5 - 4). Tapi jangan sampai masuk ke dalam, apalagi dipakai untuk douching! Cukup dibasuhkan di luar saja.

Saya pilih produk feminine wash dari Herborist karena pH-nya sudah sesuai (3,5) sehingga aman digunakan tiap hari. Selain itu juga murah, 7 ribuan rupiah yang isi 80 ml. Wanginya juga segar tapi tidak berlebihan, tidak terasa kesat setelah digunakan. Kalau kesat berarti pH produk itu terlalu tinggi (berbahan sabun), tidak sesuai untuk organ intim. Tapi Herborist ini menurut saya pas, tidak terlalu licin saat dibilas air. 

Ingredients :
water, Piper betel leaf extract (ekstrak daun sirih), sodium lauryl sulfate, alcohol, Areca catechu linn (pinang), Uncaria gambir (gambir), Kaempferia galanga (kencur), Stelechocarpus burahol (kepel), Punica granatum (delima), perfume, phenoxyethanol, metylparaben, ethylparaben, propylparaben, butylparaben, isobutylparaben, triclosan, citric acid

Formula andalan dari Herborist ini  yaitu triclosan (antikuman) & "feminine extract super refined", yaitu kombinasi dari ekstrak sirih, pinang, gambir, kencur, kepel, delima. 
Sirih :  antibakteri
Pinang, kepel : anti bau
Gambir, delima : antibakteri, antivirus, antioksidan
Namun sayangnya bahan pengawet di produk ini juga banyak (alcohol & aneka macam paraben) -_-

(+) pH balanced, non soap
(+) wanginya tidak berlebihan (kalau saya paling suka yang varian gardenia, paling netral)
(+) mengandung bahan-bahan alami
(+) murah, ada dimana-mana

(-) banyak pengawetnya, terutama dari golongan paraben

Rate : 7/10
Repurchase : yes

Salam sehat selalu!

Love your body, girls!


Selasa, 29 Oktober 2013

Ovale Facial Mask

Hi, beauties!

Saya akan mereview produk facial mask yang sering saya pakai, yaitu Ovale. Varian maskernya bermacam-macam, yang krim ada yam bean (bengkoang), cucumber, lemon, avocado & tomato. Sayangnya yang kemasannya tube hanya yang bengkoang. Untuk yang bubuk, ada mutiara, teh hitam, bengkoang. 

sumber : www.anekakosmetika.com

Harga masker krim & bubuk yang kemasan sachet (15 g) sekitar Rp 5.000 sedangkan masker bengkoang yang tube sekitar Rp 11.000. 

Saya sudah pernah pakai yang varian lemon, yam bean, cucumber, tomato, pearl.

Lemon : diklaim sesuai untuk kulit berminyak & berjerawat. Meskipun kulit saya tidak berminyak, tapi saya suka pakai yang lemon karena wanginya tidak berlebihan

Yam bean (bengkoang) : untuk mencerahkan kulit wajah. Saya beli yang tube, karena kelihatannya isinya banyak & murah. Tapi saya menyesal beli ini, karena wanginya terlalu tajam. Meskipun begitu, efeknya bagus sih, kulit wajah jadi halus & agak cerah, warna kulit jadi merata & flek memudar.

Cucumber : untuk mengurangi minyak berlebih. Meskipun kulit saya tidak berminyak, tapi kulit saya tidak tambah kering karena masker ini, justru jadi kenyal. Umumnya kulit saya  jadi terasa kenyal  tiap habis memakai masker Ovale karena semua variannya mengandung algae extract (ekstrak ganggang), yang sifatnya menjaga elastisitas kulit & mencegah penuaan dini. Oya, varian cucumber ini wanginya nggak seperti ketimun, tapi mirip Makarizo Hair Energy yang varian Aloe Vera hehehe...

Tomato : untuk membantu memperlambat tanda-tanda penuaan dini. Saya suka masker ini, masih ada 1 sachet, jadi bisa saya tulis ingredients nya :
aqua, corn starch, sorbitol, talc, magnesium aluminium silicate, Solanum lycopersicum (tomato) extract, diazolidinyl urea, methylparaben, propylparaben, titanium dioxide, Chondrus crispus (red algae) extract, Ulva lactuca (green algae) extract, Enteromorpha compressa (green algae) extract, Palmaria palmata (red algae) extract, Undaria pinnatifida (brown algae) extract, polysorbate 20, Cyanopsis tetragonolobus (sejenis polong) gum, sodium polystyrene sulfonate, fragrance, citric acid, sodium ascorbyl phosphate, retinyl palmitate (vitamin A), tocopherol (vitamin E), Cl 19140, Cl 14700

Banyak banget ya kandungan algae-nya. Thumb up deh buat Ovale. Mau tahu nggak bentuk asli algae-nya kayak apa?


  
left : Chondrus crispus
right : Ulva lactuca

Enteromorpha compressa

 
left : Palmaria palmata
right : Undaria pinnatifida

Mutiara : membantu mencerahkan wajah. ini masker bubuk, harus dicampur air (eh, saya tidak terlalu suka, agak repot). Di kulit saya agak perih, karena mengandung alcohol denat (jenis alkohol yang bisa menyebabkan iritasi, tidak disarankan untuk kulit sensitif). Wanginya.. wah terlalu tajam. Mirip wangi body lotion Citra yang mutiara, tapi lebih tajam lagi. Harusnya Ovale tidak usah memasukkan parfum sebanyak ini untuk produk facial care, kan terlalu banyak parfum tidak baik untuk kulit wajah (bisa menyebabkan iritasi). Efeknya mirip dengan varian masker bengkoang, bisa meratakan warna kulit yang belang. 
Ingredients : Oryza sativa (rice) powder, corn starch, talc, diatomaceous earth, calcium sulfate, sodium alginate, tetrasodium pyrophosphate, alcohol denat, magnesium aluminium silicate, methylparaben, pearl extract, propylene glycol, phenoxyethanol, ethylparaben

Secara umum :
(+) murah, tersedia di mana-mana
(+) efek langsung terasa (di kulit saya)
(+) tidak menyebabkan kulit jadi kering mendadak, meskipun jenisnya masker yang untuk mengurangi minyak (lemon & cucumber)
(+) cepat meresap & cepat kering
(+) yang bentuk krim semuanya mengandung algae extract sehingga bisa meningkatkan & mempertahankan elastisitas kulit

(-) wanginya keterlaluan (terutama yang bengkoang, mutiara, cucumber)
(-) powder mask (pearl) mengandung alcohol denat, jadi terasa perih di wajah (mungkin wajah saya yang sensitif)

Rate : 6/10
Repurchase : Ya, untuk yang varian tomato. Saya juga penasaran dengan yang avocado (di daerah saya jarang dijual). Tapi saya tidak akan beli lagi yang masker bubuk (bukan masalah repot karena harus mencampur air, tapi nggak tahan dengan alcohol denat & parfumnya)

Sudah dulu yaa..

Minggu, 27 Oktober 2013

RANDOM FOTD : SIMPLE GOTHIC MAKEUP

Hello, beauties!
I wanna share about my makeup style. Yes, I'm a goth, but this is a very simple gothic makeup & not too weird for daily look.

I know the pictures are blurry, I took them using my phone camera in the morning near my window.


I love my creepy face ^o^

FACE :
Kelly Pearl Cream - as tinted moisturizer
Marcks Loose Powder (white)
Mentholatum Face on Face Nourishing Blush On (Natural Glow) 

EYES :
Davis Eye Pencil Double Colour (in black & brown) - as eyeliner + creamy eyeshadow
Pixy Colors of Delight (Sorrel Brown 02) - eyeshadow
Fanbo Fantastic Eyebrown Pencil (in black)
Pixy Colors of Delight Mascara (in black)

LIPS :
Trisia Lipstick no.35 (cherry red)

Kelly Pearl Cream & Marcks loose powder make my skin look pale, but it's essential in gothic makeup. No pale, no goth! Hehe~


I edit the picture color..a bit

I wear makeup which is suitable with my personality, I don't care when people judge me. They might say bold red lipstick is horrible, black eyeshadow is too much, & I look like wearing white mask. I enjoy being different & creepy ^o^ 

Well, that's a random post from me. Bye, see you next time!

Fanbo Eyebrow Pencil & Kluge Transparant Mascara

Hello, beautiful readers!
Untuk kamu yang suka makeup & punya alis tipis, pastinya eyebrow pencil adalah salah satu item yang jadi andalan kamu. Untuk yang punya bulu mata tipis & absurd, bisa terbantu dengan mascara *senasib dengan saya*

FANBO FANTASTIC EYEBROW PENCIL (IN BLACK)

Saya punya alis mata yang super tipis & tidak berbentuk, seperti hampir botak.. karena itu saya sangat suka dengan eyebrow pencil. Merek yang akan saya review adalah Fanbo, brand lokal Indonesia yang sudah ada dari dulu *vintage junkies* dan pastinya sudah teregistrasi di BPOM. Harganya Rp 11.500 (netto 1,6 g) waktu saya beli (murah kan?) Saya beli yang warna hitam supaya lebih wearable untuk daily look.



sumber : www.fanbo-cosmetics.com


Maaf tidak bisa mencantumkan ingredients-nya, soalnya tulisannya sudah pudar.

(+) murah
(+) tersedia di mana-mana
(+) hasilnya terlihat alami meskipun agak tebal waktu diaplikasikan
(+) tidak terlalu keras & tidak terlalu lunak. eyebrow pencil yang terlalu keras terasa sakit saat diaplikasikan, yang terlalu lunak akan kelihatan fake seperti krayon
(+) tidak gampang luntur jika kena keringat/air (waterproof), tapi pudar jika digosok dengan tissue. mudah dibersihkan dengan makeup remover / facial wash

(-) packaging tidak berkualitas --> tutupnya terbuat dari plastik yang mudah pecah. Punya saya saja sudah pecah & saya sambung pakai selotip hehehe.. yang penting tidak terkena udara.
Eyebrow pencil itu harusnya dilengkapi dengan tutup yang kuat, karena warna & teksturnya akan berubah jika sering terkena udara.

Rate : 7/10
Repurchase : No. Saya ingin beli eyebrow pencil yang tutupnya lebih kuat + dilengkapi brush


KLUGE TRANSPARENT MASCARA 

Ini adalah brand makeup dari Sophie Martin. Memang Sophie Martin adalah bisnis MLM yang terkenal dengan baju, tas, sepatu dll. tapi mereka juga memproduksi makeup. Saya tertarik beli mascara transparan untuk dandan kilat sehari-hari. Sudah tahu kan, mascara hitam itu harus dipakai dengan hati-hati, sambil menunggu kering harus tahan melek supaya tidak berantakan ke mana-mana. 

Mascara ini isinya banyak (10 ml), harganya Rp 39.900. Packagingnya cute & transparan juga, saya kurang suka karena bagi saya terlihat seperti mainan atau lem kertas yang biasa dipakai anak SD hehehe...


Ingredients : Demin water, alcohol, polyvinyl alcohol, glycerin, carbomer, triethanolameine, metylparaben, disodium EDTA

Sudah ada no. registrasi POM lho, yaitu CA 18091203845

(+) affordable
(+) tidak menggumpal, smooth saat diaplikasikan
(+) cukup membuat bulu mata rapi & lentik tanpa takut mascaranya berbekas ke mana-mana. Cocok sekali untuk yang baru mencoba pakai mascara
(+) cocok untuk daily look karena hasilnya tidak dramatis

(-) cute packaging, mungkin disukai remaja (kalau saya sih tidak karena kemasannya kelihatan seperti mainan/wadah lem)
(-) aplikatornya kurang nyaman & terlalu pendek
(-) tidak ada efek menebalkan
(-) harus order di member Sophie Martin

Rate : 7.5/10
Repurchase : ya, karena ini satu-satunya mascara transparan yang affordable bagi saya & available di daerah saya hehehe...

Ini foto alis & mata saya waktu memakai Fanbo eyebrow pencil & Kluge Transparant Mascara


left : with
right : without

BYEEE...

Selasa, 22 Oktober 2013

Home Snow Vanishing Cream

Hey readers! Saya ingin mereview tentang produk lokal Indonesia lagi nih..

Hehehe.. saya memang suka sekali produk kosmetik jadul alias retro yang sudah ada sejak jaman dahulu kala. Meskipun produk-produk ini sudah tenggelam oleh produk jaman sekarang yang iklan & packagingnya jauh lebih keren (& lebih mahal), produk-produk jadul tetap dapat diacungi jempol kualitasnya.

Ini dia : HOME SNOW VANISHING CREAM, yang diproduksi oleh PT Empat Musim Multi Cantik, Bekasi. 
sumber : www.empatmusim.com

Harganya Rp 6.500,- saja. Isinya 39 g. Tenang saja, sudah terdaftar di BPOM kok, dengan nomor NA18110100876.
Awalnya saya beli ini karena kemasannya retro & ada tulisan "Since 1956" hihihi.. Tapi lama-kelamaan saya suka sekali krim ini, karena ringan & sejuk di kulit.

Dinamakan vanishing cream, karena krim langsung meresap (menghilang alias vanishing) setelah dioleskan ke kulit, sehingga tidak meninggalkan rasa greasy, lengket, licin, mengkilat atau tebal seperti kalau pake krim. Ketika krimnya menghilang, terasa sejuk di kulit dan kelihatan agak matte. 

Apa fungsi krim ini ya? Menurut brosur di kemasannya sih begini: 
Kegunaan:
  1. Melindungi wajah dan badan dari terik matahari (UV Protection) dan mencegah timbulnya flek-flek hitam / Protect against sunburn (UV Protection)
  2. Gunakan sesudah mandi dan sebagai dasar makeup (merias wajah) /Use after shower as a makeup primer
  3. Sebagai krim mencukur kumis dan mencegah iritasi /As shaving cream to prevent irritation
  4. Oleskan krim merata pada muka dan seluruh badan sebelum dan sesudah berenang /Apply before and after swimming to protect skin
  5. Dapat dipakai setiap hari pagi, siang dan malam oleh pria dan wanita sebagai pelembab kulit agar kerutan halus berkurang dan kulit tidak mudah kering /Can be applied daily as moisturizer for men and women to reduce fine wrinkles
  6. Mengurangi ruam atau kemerahan pada kulit /As first aid for minor scald injuries

Saya sendiri suka memakai krim ini sebagai after sun cream, yaitu untuk mendinginkan kulit setelah diterpa sinar matahari. Saya juga menjadikan krim ini pelembab sehari-hari & makeup base saat kulit saya sedang normal. Kadang-kadang kulit saya kering banget,sampai mengelupas & biasanya HOME SNOW ini nggak mempan, cuma Kelly Pearl Cream yang manjur.

Komposisi: Water, stearic acid, sorbitol, ethylhexyl methoxycinnamate, Pachyrrhizus erosus root extract (ekstrak bengkoang), perfume, glycerin, cetyl alcohol, ascorbic acid (vitamin C), triisopropanolamine, methylparaben, propylparaben.

Dilihat dari komposisinya, krim ini tidak mengandung minyak jadi aman buat yang punya kulit super oily. Krim ini sebagian besar mengandung pelembab yang jenisnya humectant yaitu water, sorbitol (sejenis gula), glycerin. Humectant itu pelembab yang tidak menyebabkan kesan greasy, beda dengan emollient. Ada sih 1 emollient-nya, yaitu stearic acid (sejenis asam lemak yang asalnya dari bahan alami --> minyak tumbuhan/lemak hewan), yang fungsinya sebagai thickener alias pengental.  

Krim ini juga mengandung anti UV B, yaitu ethylhexyl methoxycinnamate. Jadi krim ini bisa mencegah sunburn, tapi sayang nggak bisa menangkal UV A yang sifatnya lebih berbahaya & lebih dalam terserap ke kulit. Jadi jangan lupa lapisi dengan sunblock ya, yang mengandung PA (anti UV A), minimal PA++

Oh ya ternyata krim ini bisa mencerahkan, kan ada ekstrak bengkoang & vitamin C nya. 

Wangi : Tidak terlalu tajam, lumayan segar
Tekstur : Seperti lotion tapi agak kental. Saat dioleskan ke kulit langsung meresap alias lenyap (vanishing), agak matte & sejuk
Warna : pearly white, alias putih tapi ada kilaunya
Ketersediaan : biasanya dijual di toko-toko yang jual kosmetik jadul (dimana-mana saya lihat selalu di-display berjejeran dengan Kelly Pearl Cream, Meco, Viva)

(+) Murah
(+) Tidak greasy, sejuk di kulit
(+) Hasil agak matte. Untuk oil control, saya kurang tahu karena kulit saya bukan tipe oily
(+) Bisa mencerahkan
(+) Kemasan & wanginya retro (bagi saya ini nilai plus, tapi mungkin agak mengganggu buat kamu yang suka produk-produk modern)

(-) Hanya mengandung anti UV B (jangan lupa pakai sunblock lagi setelahnya)
(-) Tidak bisa menolong saat kulit sedang super kekeringan (yah mungkin ini pelembab yang cocok buat kulit oily)

Rating : 9/10
Repurchase : Yes

Wanita Indonesia tahun 1950'an, sejaman dengan produk ini 
sumber : pussisunimed.wordpress.com

SEE YOU NEXT TIME!!

Jumat, 11 Oktober 2013

Kelly Pearl Cream

Hellooo...
today I wanna review about old fashioned but great skincare product from Indonesia. Yes, it's a local brand. Pasti semua udah pada tau ya, merek ini. Kelly Pearl Cream. Reviewnya pun sudah banyak sekali di internet, hehehe..

Saya tertarik mencoba 2 merek ini karena skincare jaman sekarang banyak yang tidak cocok di muka saya. Saya nggak bisa pakai Pond's, Garnier, Olay, Citra Hazeline dsb seperti teman-teman saya (rasanya perih atau gatal ~ kulit bawel). Wardah yang facial wash-nya friendly di muka saya pun moisturizing creamnya terasa agak perih di kulit. So I decided to try old fashioned product. Iseng aja, siapa tau cocok. Eh beneran cocok hehehe...

KELLY PEARL CREAM


 
source : www.kaskus.co.id
kiri : Kelly Pearl Cream kemasan kecil (5 gram) 
kanan : kemasan besar (15 gram)

source : www.cookies.web.id
box kemasannya bergambar wanita retro

Kemasannya memang tidak pernah berubah dari jaman ibu saya. Harganya juga sangat murah & tersedia di warung-warung dekat rumah. Yang 5 gram harganya 3 ribuan, yang 15 gram 5 ribuan (W-O-W!!)

Harganya murah sangat, amankah ini? Tentu aman, karena sudah teregistrasi di BPOM. Mungkin harganya yang murah disebabkan oleh kemasannya yang simpel, tidak pernah promosi lewat iklan (hayo, siapa yang pernah lihat iklannya Kelly?), bahan-bahannya sederhana (tidak ada embel-embel bahan aktif tertentu, yang biasanya ada hak patennya).

Ingredients : white petroleum jelly, isopropyl myristate, beeswax, titanium dioxide, talc, lanolin, squalene, tocopheryl acetate (vitamin E), benzophenone-3, fragrance, propylparaben, Cl 19140, Cl 15985

Ada blogger yang bilang jerawat mereka bisa kering/kempes jika diolesi krim Kelly. Benarkah itu? Yes, it's possible, because Kelly Pearl Cream contains beeswax. Dari google saya baca bahwa beeswax adalah produk lebah yang memiliki aktivitas antibakteri yang kuat, sifatnya noncomedogenic, dan sangat baik untuk perawatan acne. Pengalaman saya juga begitu, jerawat saya jadi kering waktu dioles Kelly. Luka kecil di dagu saya juga jadi cepat kering hehehe..

Tapi mengapa banyak yang bilang muka jadi berminyak karena krim Kelly. Tentu saja, beberapa komponennya bersifat greasy. White petroleum jelly (hampir mirip mineral oil, tapi beda), lanolin, squalene. Mereka semua berfungsi untuk melembabkan, cocok sekali untuk tipe kulit kering seperti saya. Hati-hati untuk kulit yang super berminyak & acne prone, karena sifatnya mild comedogenic (menyumbat pori, namun tidak terlalu).

Kelly pearl cream bisa melindungi kulit dari sinar UV karena ada kandungan titanium dioxide & benzophenone-3, yang biasanya terkandung dalam sunblock. Namun tidak ada salahnya kita pakai sunblock lagi, karena Kelly ini tidak ada keterangannya punya SPF berapa. Oya untuk wanita hamil, sebaiknya jangan pakai. Benzophenone-3 setahu saya bisa berefek pada hormonal. Titanium dioxide itu kalau digosok dengan perhiasan emas memang akan menjadi gelap (hitam/kelabu), jangan buru-buru menyimpulkan bahwa krim Kelly mengandung logam berat berbahaya (merkuri & timbal).  Logam berat dalam suatu bahan nggak bisa dideteksi dengan tes sederhana kayak gitu, harus di lab pake alat yang namanya spektrometer & tahapan preparasi sampelnya nggak simpel (baca di post yang ini)

Kelly pearl cream bisa menjadi alas bedak. Saya anggap begitu, bagi saya krim ini seperti tinted moisturizer karena melembabkan, memberi warna pada kulit & membuat bedak lebih menempel (untuk yang kulitnya super oily mungkin malah membuat bedak cepat luntur).. atau sheer foundation, memang meratakan warna kulit tapi tidak bisa menutupi noda-noda & dark circle yang heboh. Efek dari Kelly pearl cream sendiri seperti memakai bedak (karena mengandung talc)

(+) Harga murah & mudah didapat
(+) Multifungsi : bisa dijadikan alas bedak (sheer foundation/tinted moisturizer), sunscreen, krim malam, mengeringkan/mengempeskan jerawat (tergantung kulit masing-masing lho ya..) 
(+) Sangat melembabkan
(+) Irit pemakaian (karena harus dipakai tipis-tipis, atau wajah akan terlihat seperti topeng)

(-) Sulit di-blend
(-) Warna terlalu terang untuk kulit Indonesia. Jika kulit kamu gelap, pakai tipis-tipis saja
(-) Aromanya aneh, bau lilin (khas petroleum jelly) + parfum

Rate : 8 of 10
Repurchase : Yes

Byee...

Senin, 07 Oktober 2013

Pembalut Nina Anion

Hello readers! Sekarang saya ingin share tentang pembalut (sanitary napkins) merek lokal nih.. Nina Anion dari Bagus.
Saya suka pakai yang 28 cm, untuk day & night. Diklaim ultra thin, ultra absorbent, breathable & naturally scented.

Nina Anion
gambarnya saya ambil dari tokobagus.com
gambar diambil dari ninaku.com

Apa kelebihan pembalut ini? Sesuai di kemasannya yang tertulis & berdasarkan opini saya :
  • double protection line mencegah pembalut berkerut & bocor
buat saya, pembalut ini memang nggak gampang berkerut sih, tapi ya masih sering geser karena saya aktif bergerak hehehe.. menurut saya perekatnya kurang kuat 
  •  cotton-soft top layer permukaan lembut & nyaman
 ya, lumayan lembut & nyaman
  • ultra absorbtion gel daya serap ultra
oke lah, daya serapnya bagus meskipun pembalut ini tipis. ehm.. ini pendapat saya pribadi, saya kalau menstruasi nggak banyak-banyak amat sih darahnya. entahlah untuk orang yang darahnya banyak^^
  •  wider hip-guard melindungi kebocoran belakang
asalkan pembalutnya nggak bergeser :D
  • breathable lapisan tembus udara, melepas udara lembab, bebas iritasi
ini yang paling saya suka, 100% nggak lembab lho! sudah tahu kan, daerah kewanitaan yang lembab selama menstruasi itu sangat berbahaya, karena bakteri patogen bisa tumbuh subur & menyebabkan infeksi vagina. 

Oya, pembalut ini juga mengandung mint extract & active oxygen di lapisan yang berwarna biru. mint extract berfungsi menyegarkan, sedangkan active oxygen untuk suplai oksigen di daerah kewanitaan sehingga vagina terhindar dari lembab & infeksi akibat bakteri patogen. 

Summary
  • kemasan : menurut saya bagus karena praktis & tidak perlu disobek. ada perekatnya. Kemasan produknya berkualitas, bukan dari plastik tipis. Tiap pembalut juga punya kemasan rapat (malah sangat rapat karena bungkusnya punya perekat super) sehingga saya yakin produk ini higienis.
  • tekstur : lembut, tipis, nyaman
  • aroma : agak bau mint yang menurut saya seperti bau obat
  • sensasi : semriwing karena ada mint extract. saya kurang suka karena seperti pakai balsem di daerah kewanitaan. ya sebetulnya nggak sepanas itu sih, tapi menurut saya aneh aja rasanya
  • perlindungan terhadap bocor : bagus, selama pembalutnya nggak bergeser. tapi pembalut ini nggak mudah berkerut kok. daya serapnya juga bagus
  • harga : affordable lah. Rp 15ribuan yang isi 10 pacs di minimarket seperti Indomaret
  • ketersediaan : relatif mudah didapat, di minimarket ada. tapi mungkin di warung-warung dekat rumah tidak ada
Rating : 9/10
Repurchase ? Yes

Bye bye! Salam sehat selalu..